Kamis, 04 Oktober 2012

Sabar Aja Gak Cukup

Aku terus menjalani jalan ini, tanpa bertanya, tanpa terlihat mengeluh, tanpa terlihat merasa tidak puas, tanpa terlihat merasa tidak adil, tanpa terlihat merasa ditinggal sendiri, tanpa terlihat begitu kesalnya aku dengan semua ini.
Aku terus bersama mereka, menjalani hari ku yang terlihat ceria, semangat, energic dan agresif.
,,,,,,,,
Tapi, itu semua hanya TERLIHAT bukan sebenarnya.
Begitu banyak hal yang ingin aku ungkap, begitu banyak hal yang ingin aku ceritakan, tentang dia yang tega meninggalkan ku sendiri mengerjakan amanah-amanah ini, tentang kelompok kecil yang mulai tidak nyaman, tentang keputusan-keputusan mereka yang gak logis bagiku, tentang sikap mereka yang seakan tidak menginginkanku disini lagi, tentang..... ahhh, aku pasrah.
,,,,,,,
Saudaraku, ketika kita sabar, hal-hal demikian masih mungkin terjadi, kita Istiqomah tapi hati menggerutu, kita tersenyum tapi hati kita menangis, kita terlihat semangat tapi hati kita mengeluh.
,,,,,,,
Saudara ku, Yoek tambahkanlah KEIKHLASAN untuk memperbaiki KUALITAS SABAR kita, Kita Sabar dan Ikhlas dengan ISTIQOMAH, Kita sabar dan ikhlas dengan kelompok kecil itu, kita sabar dan ikhlas dengan amanah-amanah itu, kita sabar dan ikhlas dengan rekan kerja yang begitu adanya dan kita sabar dan Ikhlas terhadap semuanya.
,,,,,,,
Hemmmm, sama-sama kita mulai ya!!!
Reaksi:

0 komentar: