Akhlak

Ibaratkan AKHLAK itu ialah kopi dan manusia dibaratkan sebuah gelas, maka ketika gelas diisi dengan kopi jadilah ia "segelas kopi" dan jika diisi dengan racun, jadilah ia "segelas racun". Begitu juga dengan manusia, jika diisi dengan akhlak yang mulia, maka jadilah ia seorang yang mulia, begitu juga sebaliknya.

Berbagi Itu Indah, Berbagi itu GUE BANGET

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui(Q.S.At-Taubah:103).

Jalan Dakwah

Jalan ini bukanlah jalan yang ditaburi bunga-bunga harum, bukan jalan yang mudah ditempuh. Namun, jalan ini adalah jalan yang penuh onak dan duri. Jalan yang tidak semua orang bisa menikmatinya dengan penuh ketabahan, kesabaran, dan keistiqamahan.

Ya', Ini Kebutuhan bukan Keterpaksaan

Dan tersenyumlah dengan perjuangan hari Ini, Hari esok akan lebih cerah, PASTI!!!

UKMI Ar-Rahman Unimed

Tempat menempa jiwa, memulai perubahan dan siap menggenggam peradaban untuk hidup umat manusia yang lebih baik. Ini mimpiku kawan!

Sabtu, 22 Oktober 2011

Dimana Militansi itu???

Militan..............

Yang kupahami ia adalah totalitas,  dalam penerimaan dan pelaksanaan.
melaksanakan kewajiban secara keseluruhan, bukan setengah-setengah, yang kemudian aku malah jadi penghambat bagi orang lain.  Menerima segenap amanah yang telah dipercayakan dan melaksanakannya semaksimal mungkin.

Yang kupahami ia adalah kesungguhan, yang menuntut segenap pengorbananku.
meski aku hanyalah seorang mahsiswa, yang hanya mampu memberikan waktu kosongku, maka aku akan memaksimalkannya dan akan bersungguh-sungguh didalamnya.

Yang kupahami ia adalah keyakinan yang tumbuh karena-Nya
Ini semua karena-Nya, karena janji dan komitmen ku akan tanggungjawab, yang kemudian aku persembahkan untuk-Nya.

Yang kupahami ia adalah  kewajiban, bukan pilihan.
inilah tekatku yang tak akan berubah, melaksanakan dan memperjuangkan nilai-nilai Islam bukan sebuah pilihan untukk, tapi merupakan kewajibanku sebagai seorang manusia yang mencintai Rasulullah SAW.

Kawan......................
Militansi mengharuskan adanya konsistensi, seperti jihadnya Abu Ayyub yang tidak kenal lelah kendati sudah tua usia, atau seperti amal seorang guru Imam Hanafi yang meninggal dunia tatkala shalat.

Militansi mewajibkan kesabaran, seperti sabarnya Ayyub a.s. menanggung sakit, atau sabarnya Nuh AS berda'wah ratusan tahun. Militansi menggambarkan semangat, seperti semangat para tabi'in yang merantau ke beberapa negeri hanya untuk mencari sebuah hadits, atau seperti semangat belajar Imam Thabari dan Al-Biuni yang masih berdiskusi agama beberapa detik sebelum meninggalnya.

mana militansi kita kawan......????

Saya teringat dihari pelantikan itu.....
Saya melihat wajah-wajah semangat yang luar biasa, yang seakan-akan mampu merobohkan segala halangan dan rintangan didepan.
Saya melihat semua orang seakan memiliki semangat membara, suhu yang panas dan gejolak hati yang dahsyat.
Sumpah itu masih ternyiang di telinga, sumpah itu masih terdengar begitu tegas, begitu menakutkan dan begitu menyiratkan tantangan..........

Semangat pagi......
Semangat.....semangat...semangat.............
Itu pelajaran pertama yang kita dapatkan.......
Kemana semua itu kawan??????
Kemana militansi kita kawan......????

Sabtu, 15 Oktober 2011

Kawan.....Ayolah

Inilah aku sobat.....
Terimakasih atas nasehat mu kemarin....
Benar apa yang engkau katakan, itulah kelemahanku.....
Tapi apa boleh buat aku tak berdaya akan hal itu, aku belum sanggup merubahnya.
Aku tahu aku salah, aku tahu aku belum mampu menerapkan segalanya sesuai yang telah Allah gariskan dan telah menjadi fitrah jamaah kita.
Sabaaaaarrrr, mungkin aku hanya mampu berujar demikian, hingga nanti suatu saat aku mampu merubahnya........
Teruslah menasehati dan menegurku sobat.......
..........
Itu penggalan curahan hati seorang anak manusia setelah iya mendapat nasihat dari seorang sahabatnya. Dia menerima apa yang sahabatnya nasihatkan, tapi dia tidak mampu untuk melakukannya.
Kawan, inilah feomena kita hari ini, ketika sang sahabat mampu memberanikan diri untuk mengingatkan kita, kita hanya mampu menganggukkan kepala kita, bersabar dan Menampakkan  kesedihan dengan keadaan kita. Dan hanya mampu berharap sang sahabat tadi senantiasa mengingatkan kita.
Kawan, BUKAN itu yang sahabat kita itu harapkan........
Bukan anggukan-anggukan kita....
Bukan kesempatannya untuk mejadi penasihat kita selanjutnya....BUKAN.

Tapi sebuah PERUBAHAN dari diri kita......
Jika kita mengakui kita kurang, lantas kita bersabar dengan kekurangn itu, apakah itu perubahan????
Kawan selayaknya kita tahu, sang sahabat akan merasa bosan juga terus-terusan mengingatkan kita jika kita tidak mengubrisnya dengan perubahan-perubahan yang kita lakukan.
Ayolah kawan, MENGERTILAH...............
Jadilah orang yang SAMIKNA WA  ATA”NA.......
Mendengar dan melaksanakan...........

Senin, 19 September 2011

Bagaimana dengan Pembinaan Kita?


 

Hari ini saya dibayangi dengan pikiran tentang apa-apa yang saya dan teman-teman capai setelah jauh-jauh hari sudah berada didalam harokah.Banyak hal sudah dilewati disini, banyak ilmu sudah masuk kedalam jiwa kita, banyak sudah kita mengenal orang-orang yang luar biasa, yang  telah mampu membuat kita kagum karena pergerakan, ibadah dan pergaulannya.

Teman, ada satu yang hari ini kita wajibkan pada diri kita, sebuah pembinaan berbentuk "lingkaran" yang kita tekadkan untuk tidak akan kita tinggalkan meski hujan maupun badai.
Tapi apakah kita pernah berfikir telah sangat banyak waktu kita yang terbuang untuk hal itu? (Apakah aku salah?)
menurutku tidak, itu semua tidak ada gunanya jika kita tidak mendapatkan hasil dari pembinaan itu, jika kita hari ini masiiiiiiiiiih aja sama dengan orang yang memang sama sekali belum mengecap pembinaan seperti kita.
Kembali kawan, kita lihat perubahan apa yang telah kita lakukan.

Teman, bagiku "OMONG KOSONG DENGAN PEMBINAAN JIKA TANPA PERUBAHAN", karena percuma kita berada dalam sebuah "lingkaran" pembinaan, jika kita tidak jauh lebih baik dari yang lain, yang tidak melakukan apa yang kita lakukan itu.
Bukankah itu namanya hanya buang-buang waktu belaka?
Terserah apa pendapat teman2 tentang hal ini, tapi yang terpenting yang ingin saya katakan disini ialah bagaimana kita bisa melakukan perubahan kearah yang lebih baik pada diri kita, tidak ada kata terlambat untuk berubah dan ayooooooe kita mamfaatkan peluang perubahan ini.........

Wallahu'alam...........

Minggu, 21 Agustus 2011

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)


  1. Pengertian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

 
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ialah Pembangkit listrik yang menggunakan mesin diesel sebagai penggerak mula (prime mover). Prime mover merupakan peralatan yang mempunyai fungsi menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk memutar rotor generator. Mesin diesel sebagai penggerak mula PLTD berfungsi menghasilkan tenaga mekanis yang dipergunakan untuk memutar rotor generator.

 
  1. Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

 
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam jumlah beban kecil, terutama untuk daerah baru yang terpencil atau untuk listrik pedesaan dan untuk memasok kebutuhan listrik suatu pabrik.

 
  1. Bentuk dan Bagian-bagian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

     
        Perhatikan gambar Dibawah ini :

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

Dari gambar di atas dapat kita lihat bagian-bagian dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, yaitu :

  1. Tangki penyimpanan bahan baker.
  2. Penyaring bahan bakar.
  3. Tangki penyimpanan bahan bakar sementara (bahan bakar yang disaring).
  4. Pengabut.
  5. Mesin diesel.
  6. Turbo charger.
  7. Penyaring gas pembuangan.
  8. Tempat pembuangan gas (bahan bakar yang disaring).
  9. Generator.
  10. Trafo.
  11. Saluran transmisi.

 
  1. Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

     
    1. Bahan bakar di dalam tangki penyimpanan bahan bakar dipompakan ke dalam tanki penyimpanan sementara namun sebelumnya disaring terlebih dahulu. Kemudian disimpan di dalam tangki penyimpanan sementara (daily tank). Jika bahan bakar adalah bahan bakar minyak (BBM) maka bahan bakar dari daily tank dipompakan ke Pengabut (nozzel), di sini bahan bakar dinaikan temperaturnya hingga manjadi kabut. Sedangkan jika bahan bakar adalah bahan bakar gas (BBG) maka dari daily tank dipompakan ke convertion kit (pengatur tekanan gas) untuk diatur tekanannya.
        
    1. Menggunakan kompresor udara bersih dimasukan ke dalam tangki udara start melalui saluran masuk (intake manifold) kemudian dialirkan ke turbocharger. Di dalam turbocharger tekanan dan temperatur udara dinaikan terlebih dahulu. Udara yang dialirkan pada umumnya sebesar 500 psi dengan suhu mencapai ±600°C.
         
  1. Udara yang bertekanan dan bertemperatur tinggi dimasukan ke dalam ruang bakar (combustion chamber).

     

     
  2. Bahan bakar dari convertion kit (untuk BBG) atau nozzel (untuk BBM) kemudian diinjeksikan ke dalam ruang bakar (combustion chamber).

 
  1. Di dalam mesin diesel terjadi penyalaan sendiri, karena proses kerjanya berdasarkan udara murni yang dimanfaatkan di dalam silinder pada tekanan yang tinggi (35 - 50 atm), sehingga temperatur di dalam silinder naik. Dan pada saat itu bahan bakar disemprotkan dalam silinder yang bertemperatur dan bertekanan tinggi melebihi titik nyala bahan bakar sehingga akan menyala secara otomatis yang menimbulkan ledakan bahan bakar.



     
  2. Ledakan pada ruang bakar tersebut menggerak torak/piston yang kemudian pada poros engkol dirubah menjadi energi mekanis. Tekanan gas hasil pembakaran bahan bakar dan udara akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat bergerak bolak-balik (reciprocating). Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol (crank shaft). Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diubah menjadi gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi.

 
  1. Poros engkol mesin diesel digunakan untuk menggerakan poros rotor generator. Oleh generator energi mekanis ini dirubah menjadi energi listrik sehingga terjadi gaya geral listrik (ggl).
Ggl terbentuk berdasarkan hukum faraday. Hukum faraday menyatakan bahwa jika suatu penghantar berada dalam suatu medan magnet yang berubah-ubah dan penghantar tersebut memotong gais-garis magnet yang dihasilkan maka pada penghantar tersebut akan diinduksikan gaya gerak listrik.
  1. Tegangan yang dihasilkan generator dinaikan tegangannya menggunakan trafo step up agar energi listrik yang dihasilkan sampai ke beban.
    Prinsip kerja trafo berdasarkan hukum ampere dan hukum faraday yaitu arus listrik dapat menimbulkan medan magnet dan medan magnet dapat menimbulkan arus listrik. Jika pada salah satu sisi kumparan pada trafo dialiri arus bolak-balik maka timbul garis gaya magnet berubah-ubah pada kumparan terjadi induksi. Kumparan sekunder satu inti dengan kumparan primer akan menerima garis gaya magnet dari primer yang besarnya berubah-ubah pula, maka di sisi sekunder juga timbul induksi, akibatnya antara dua ujung kumparan terdapat beda tegangan.

     
  1. Menggunakan saluran transmisi energi listrik dihasilkan/dikirim ke beban. Di sisi beban tegangan listrik diturunkan kembali menggunakan trafo step down (jumlah lilitan sisi primer lebih banyak dari jumlah lilitan sisi sekunder).
  

...........................................
Posting ini di kutip dari makalah admin bersama teman-teman untuk meta kuliah Pembangkit Tenaga Listrik semester 3. Semoga bermamfaat, mohon koreksi jika ada yang keliru

Ukhuwah Atau Menzalimi?


Saya mohon maaf sebelumnya, karena posting ini mungkin tidak seharusnya saya publikasikan di blog ini, tapi apa boleh buat, karena setitik kecurangan ataupun ketidak adilanpun wajib di luruskan, semoga postingan yang saya tujukan untuk yang mengaku berukhuwah karena Allah atau kepada kader dakwah ini dapat menjadi bahan renungan kita bersama.
Sekali lagi saya minta maaf, Ini hanya opini atas pengetahuan saya yang memang masih sangat kurang, dan mohon diluruskan jika perlu.

Ya, Ukhuwah atau Menzalimi?
Saya tertarik dengan statemant seorang Ikhwan, teman saya di LDK.
Di hari itu, didalam sebuah angkot bernomor 103 sang teman tersebut menyampaikan sebuah pemahaman kepada saya, ternyata menzalimi kader itu adalah salah satu hal yang akan dapat membuat ia futur dari jalan dakwah.

Mas Bro, Kezaliman yang dimaksud diatas menyangkut dengan Ukhuwah yang selama ini erat sangat di kalangan kader dakwah. Saya sepakat dengan ukhuwah yang selama ini kita bangun, Ta’aruf (saling mengenal), Tafahum (saling memahami), Ta’awun (Tolong Menolong) dan Takaful (Senasip dan sepenanggungan) telah cukup menjangkau segala penjuru ukhuwah. Karena tingkat tertinggi dari hal itu ialah bagaimana kita bisa berkorban kepada teman kita dengan pengorbanan yang luar biasa, memberikan apa yang paling kita cintai dan butuhkan kepada teman kita yang juga membutuhkannya, singkatnya kita harus menahan lapar ketika teman kita sangat lapar.

 Empat jempol (karena saya hanya punya 4 jempol) buat orang-orang yang selama ini telah mampu menjaga dan meningkatkan ukhuwah secara berkelanjutan. tapi saya kurang setuju dengan kezaliman yang terjadi berlebihan.

Kezaliman akan terjadi ketika seseorang berkorban terlalu sering kepada orang lain, dimana sang orang lain itu tidak pernah membayar pengorbanannya sedikitpun, alias hanya mampu mengharapkan pengorbanan temannya, tidak pernah berusaha mengorbankan. Ya sama bro, saya juga melihat dia yang berkorban itu luar biasa, karena ia telah merealisasikan ukhuwah tersebut dengan baik, dan semoga ia mampu bertahan lama tentang itu dan terus bersama dijalan dakwah. Tetapi bagaimana pandangan kita terhadap teman yang hanya mampu berharap itu? sungguh ironis ketika kita mengaku berukhuwah Islamiah namun kita hanya mendapatkan dan tidak pernah memberi sedikitpun.

Kawan, ini hanya renungan kita, bagaimana selayaknya kita berukhuwah, sudahkah kita adil dalam hal ini? atau kita tidak sadar ataupun malah sengaja membiarkan orang lain berkorban karena keterbatasankan kita. Yoook, kita renungkan sejenak kawan!!!!!
..........
..........
..........
Kawan, harus kita sadari bahwa teman kita itu adalah manusia. Saya khawatir jika terlalu berat bagi seseorang dengan pengorbanannya akan menyebabkan dia kecewa terhadap pelaku-pelaku dakwah yang hanya mampu berharap. Bukan masalah tingkat pemahaman kader yang belum matang jika ia kecewa, tetapi masalah penjagaan tidak berperan disana, padahal penjagaan itu adalah tindak lanjut dari rekrutmen dan pembinaan.

So, Ukhuwah atau hanya mampu menjadi orang yang merugikan orang lain?
Kita dapat memilih dengan bijak kawan.
Jangan sampai ketidak mampuan karena keterbatasan kita, harus memamfaatkan pengorbanan orang lain, apalagi kita merasa sang teman tidak bagus dalam ukhuwahnya jika ia tidak mau memenuhi kebutuhan kita yang kesekian kalinya.

Semoga Bermamfaat!!!!!!!

Rabu, 17 Agustus 2011

Arsenal Football Club


Arsenal Football Club, sebuah club sepak bola yang bermukim ditanah britania, London Utara. saya yakin jika anda seorang pecinta sepak bola pastinya tahu sedikit banyaknya tentang Arsenal FC.
Ya, Arsenal adalah club sepakbola yang diisi oleh pemuda-pemuda dari beberapa negara yang rata-rata berusia 23-24 tahun, sebuah usia yang relatif muda untuk kompetisi kelas dunia dan mampu bersaing dengan club-club besar layaknya Manchester United, Barcelona, Manchester City, Inter milan dan Chelsea..

Sebuah apresiasi luar biasa dari saya sebagai seorang fans berat Arsenal FC terhadap proses pembinaan yang dilakukan oleh club, bagaimana tidak club telah mampu mencetak pemain-pemain muda menjadi bintang di dalam lapangan dan diperebutkan tim-tim besar seperti Manchester United, Barcelona, Manchester City dan Chelsea.

Sebuah kebiasaan yang menarik dari club ini ialah lebih memilih pemain muda berbakat dengan harga murah ketimbang pemain bintang yang harganya selangit. ini bukan masalah pelit, karena club ini merupakan club sepakbola yang masuk kedalam 5 besar dari daftar club terkaya didunia. Saya sebgai fans lebih melihat dari sisi bagaimana memanajemen ekonomi club.

Club yang berjulukan The Young Gun ini memang masih banyak belajar, puasa gelar yang sudah 6 tahun adalah bukti dari perlunya proses tersebut, sebagai seorang fans saya yakin akan melihat Arsenal mengangkat trofi Primier League atau Liga Champion dengan pemain termuda sepanjang sejarah.
Ini luar biasa......

Selasa, 16 Agustus 2011

Seharusnya Rakyat Bukan Pelayan


Rakyat selalu menginginkan kebahagiaan........

ya, saya sangat setuju dengan ungkapan diatas, karena rakyat memang pantas dan bahkan sangat layak untuk mendapatkannya.
Rakyat seharusnya dilayani bukan pelayan. Tapi apa yang didapatkan rakyat Indonesia di kemerdekaan yang ke 66 tahun? Rakyat tidak bahagia, rakyat tidak dilayani, rakyat bahkan melayani, itulah potret hari ini.

Rakyat terlalu baik, bahkan kebaikannya terkesan berlebihan. bagaimana tidak, setelah "memberi upah"  kepada orang-orang tertentu untuk mengatur negara ini, mereka pula yang hidup dengan kemiskinan.

Kebaikan hati rakyat telah dimamfaatkan manusia-manusia istana yang notabennya orang yang berpendidikan itu, untuk mengisi lambung dengan sepenuh-penuhnya. sedangkan akibat dari terlalu baik itu, rakyat hanya mampu mengutip nasi-nasi sisa yang ada ditempat pembuangan sampah.

Inilah KEADILAN yang tercantum dalam cita-cita proklamasi.

Wahai penguasa Istana yang bergelar tinggi.
Tahukah kalian siapa yang harus diprioritaskan antara pribadi dan rakyat?
Tahukah kalian siapa yang harus dilayani antara kalian dan Rakyat?
Sangat disayangkan gelar itu jika kalian masih keliru dalam menjawabnaya.

Pak Presiden dan seluruh penghuni Istana.
Salam senyum dari kami yang saat ini memakan makanan yang ada di tempat pembuangan sampah.
Salam nyanyian gembira dari dalam perut kami.
Salam Merdeka, karena kami sudah sangat sejahtera dalam kekurangan.